Merawat Motor Harian, Pahami Fungsi Pelumasan

Sepeda motor telah berubah menjadi alat transportasi pujaan harian warga Indonesia. Wajar bila berjalan-jalan khususnya di kota-kota besar sepeda motor tampak menguasai. Tapi bersamaan pemanfaatan, motor alami penurunan kemampuan khususnya yg difungsikan harian.

Nah, karena itu keadaan sepeda motor juga akan alami penurunan kemampuan yg pastinya butuh dikerjakan pengecekan termasuk juga sisi oli mesin. Perubahan oli mesin kendaraan adalah perihal yg sangatlah kudu dikerjakan.

Pergantian oli dengan teratur dikerjakan supaya mesin kendaraan berubah menjadi tertangani serta bisa memberi perform yg baik untuk kendaraan yg difungsikan.

Lalu apa sich guna dari pelumas itu pada mesin sepeda motor kita. Karena itu Ade Rohman, Asisten Eksekutif Technical Training PT Daya Adicipta Motora (DAM) mengatakan fungsi fungsi oli pada sepeda motor.

1. Lubricating ( melumasi )
Buat melumasi mesin sampai-sampai meminimalisasi gesekan-gesekan antar logam (elemen mesin) yg ada di mesin, menangkal pergerakan mesin berubah menjadi halus. Guna ini buat menjauhkan berlangsungnya kehancuran pada elemen mesin.

2. Protecting ( buat perlindungan )
Tidak hanya buat perlindungan mesin dari gesekan-gesekan kasar, oli pun memiliki fungsi buat perlindungan mesin dari korosi atau karat. Oli yg melekat pada elemen mesin akan menghambat reaksi oksidasi pada bagian-bagian mesin.

3. Cleaning ( bersihkan )
Sisa-sisa hasil pembakaran mesin akan membuahkan kerak. Serta kerak berikut ini yg akan dibuat bersih oleh oli sampai-sampai tak menumpuk di mesin. Kerak itu akan terbuang bertepatan dengan oli kala lakukan perubahan.

4. Cooling ( mendinginkan )
Kala mesin kerja pastinya akan membuahkan panas, karena itu guna oli lantas bisa menopang menyerap serta mendinginkan suhu mesin. Oli yg mengalir pada permukaan elemen akan bawa panas dimana sesudah itu panas akan dibuang berbarengan udara yg mengalir pada waktu sepeda motor dikendarai.

“Mengingat utamanya pelumas atau oli pada mesin, jadi keberadaannya mesti selalu jadi perhatian termasuk juga pergantian dengan teratur serta periodik. Sering telat ganti oli akan membawa dampak penurunan kemampuan pada mesin, atau bahkan juga dapat menyebabkan kehancuran,” tambah Ade Rohman.

Selanjutnya lihat pun jika jarak pergantian oli tidak sekedar berpedoman terhadap jarak menempuh atau km. saja, tapi butuh lakukan penelusuran, baik dengan kwalitas ataupun kuantitasnya, sekurang-kurangnya 1 minggu sekali.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *