Simak 4 Larangan Saat Mencuci Sepeda Motor

Salah satu kegiatan yang wajib dilakukan pemilik sepeda motor adalah mencucinya. Selain membersihkan dari kotoran, mencuci sepeda motor juga membuat pelepasan panas pada mesin menjadi lebih baik.

Namun, ada beberapa hal tidak boleh dilakukan pemilik ketika mencuci kendaraan kesayangan. Berikut 4 hal tersebut dan alasannya seperti dilansir Liputan6.com dari Wahana Honda, Kamis (28/3/2019).

1. Mencuci motor saat mesin masih panas

Karena alasan waktu, pemilik biasanya tak memperhatikan kondisi mesin saat dicuci. Perlu diketahui, mesin motor yang masih panas tidak boleh langsung dicuci.

Hal ini dikarenakan, kondisi mesin yang panas dan langsung terkena air akan membuat kerusakan pada blok mesin dan pangkal knalpot.

Dalam hukum Fisika, jika besi atau logam dalam keadaan panas akan memuai. Oleh karena itu, saat mesin panas dan langsung disiram air, proses pendinginan paksa akan membuat logam melakukan reaksi berlebih sehingga bisa saja menyebabkan keretakan.

Selain karena faktor komponen motor, mesin yang masih panas juga berisiko melukai tangan ketika mencuci. Untuk itu, lebih baik menunggu sejenak agar mesin motor mendingin lebih dahulu sebelum dicuci.

2. Langsung membersihkan body

Hal yang satu ini jelas tidak boleh dilakukan. Mencuci langsung pada bagian bodi berisiko membuat permukaan body tergores.

Setelah motor dipakai kerap kali ada pasir-pasir lembut yang menempel pada body saat dicuci sehingga goresan mungkin saja terjadi.

Cara terbaik saat mencuci yakni dengan menyemportkan air terlebih dahulu pada bagian kaki-kaki sepeda motor, ban, spakbor, velg, dan body sektor bawah.

Setelah itu body bagian atas. Dengan disemprotkannya air bertekanan akan membuat pasir-pasir yang menempel rontok terlebih dahulu sebelum dicuci dengan menggunakan sabun.

3. Menyiram mesin dengan air secara berlebihan

Tidak bisa dipungkiri kadang kala mesin motor juga terlihat kotor. Namun perlu diingat, komponen mesin adalah bagian motor paling sensitif dengan air.

Karena saat air masuk ke sistem pengapian justru akan membuat mesin motor mengalami kendala dan mogok. Oleh karena itu, bersihkan mesin dengan air secukupnya agar sistem pengapian motor tetap terjaga.

4. Menyemprot rantai dengan air bertekanan

Jangan pernah menyemprotkan air bertekanan langsung ke arah rantai. Hal ini dapat menyebabkan pelumas yang melapisi rantai rontok sehingga mengurangi performa.

Selain itu, air juga berisiko menimbulkan karat, sehingga sagat mungkin membuat rantai mudah putus.

Tak hanya itu, rantai yang berpelumas jika disemprot akan membuat minyak rantai terpercik pada bagian lain seperti body yang membuatnya menjadi noda baru yang sulit dibersihkan.

Cara tepat membersihkan rantai yaitu dengan mencampur sabun cuci anti minyak yang dicampurkan dengan bensin. Percikkan ke rantai, kemudian sikat dengan sikat gigi secara merata.

Setelah itu lap rantai menggunakan kain hingga air yang terkandung benar-benar kering dan berikan pelumas rantai hingga merata.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *