3 Kebiasaan yang Jadi Penyebab Kampas Kopling Motor Cepat Aus

Pemanfaatan kampas kopling secar normal dapat membuat berusia lama, kurang lebih 2 tahun. Tetapi tiga adat yang mungkin tidak diakui ini dapat bikin usia kampas kopling bertambah pendek.

Biasanya, kampas kopling motor punyai usia lumayan panjang. Rata-rata selang pemanfaatan kampas kopling kurang lebih 15.000-20.0000 km., atau kurang lebih 2 tahun pemanfaatan.

Tetapi, sebelum saatnya kali saja kampas kopling harusnya ditukar. Bahkan juga tidak lama ditukar, kampas kopling telah main selip saja. Mengapa ya?

Menurut web Suzuki Indonesia, ada banyak soal yang membawa dampak. Bahkan juga itu lantaran adat yang tiada diakui dapat membawa dampak kampas kopling cepat aus.

Pertama, adat berkendara yang jelek. Umpamanya, seringkali buka-tutup kopling sekalian menghentak-hentakkan tuas gas, menggantung tuas kopling, atau mengemudi dengan 1/2 kopling.

Ke-2, adat meredam tuas kopling kala urutan berhenti lama. Misalnya kala berhenti di lampu merah, Otolovers meredam tuas kopling sesaat urutan gigi bukan netral.

Kala sela lama atau berhenti lama, seharusnya tuas kopling dibiarkan saja serta urutan gigi dinetralkan. Disaat ingin jalan , baru tarik tuas kopling serta urutan gigi masukan kembali.

Ke-3, unsur setelan kopling yang begitu dekat. Urutan itu memang bakal meringankan pengendara kala harus beralih gigi. Tetapi risikonya pengendara harus terus menghimpit tuas kopling kala kecepatan rendah.

Sesuai dengan ketentuan, ukuran yang pas jarak bebas tuas kopling kurang lebih 1,5 cm hingga sampai 2 cm saja. Dengan langkah barusan, kampas kopling dapat dimaksimumkan, serta umur pakainya juga lebih tambah lama.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *