Hobi Menyimpan Jas Hujan di Balik Jok Bisa Bikin Motor Mati Total

Sejumlah sepeda motor tidak ditambahkan dengan ruangan bagasi yg cukup. Sampai-sampai rata-rata pemilik sepeda motor memaksa menyimpan jas hujan dibalik jok.

Nyata-nyatanya cara barusan jadi beresiko. Karena tempat jas hujan pada tempat itu malahan menutupi aliran udara atau tutup tangki bensin.

Hal tersebut dapat sebabkan problem pada proses pembakaran. Dampak yang lain sebabkan jas hujan cepat kaku serta selanjutnya rusak atau robek.

Pengajar Tehnis Wahana Makmur Sejati, Mukti Abdulrahman, menuturkan kalau penyimpanan jas hujan (atau benda apa pun)dibalik jok dapat membuat konsumsi udara menyusut.

“Jas hujan dapat membuat udara ke filter udara, sampai-sampai pembakaran tidak prima. Dapat tambah banyak bensinnya, kalau jas hujan menutupi filter udara. Dampaknya kelak ndut-ndutan,” tutur Mukti, seperti diambil dari Liputan6.com.

Bahkan juga kalau aliran tertutup rapat, bukan mustahil motor dapat mati keseluruhan. “Sesaat kalaupun injeksi (PGM-Fi) walaupun saringan udara ditutup sekali-kali pun tidak bakal mati. Cuma jalannya saja tidak mulus,” imbuhnya.

Kalau soal ini berlangsung, karena itu pemilik motor harus selekas mungkin keluarkan jas hujannya. Jikaini dijalankan serta mesin dinyalakan, karena itu asap hitam bakal keluar dari knalpot. asap ini berasal darikerak pada piston lantaran kebanyakan bensin yg masuk.

“Namun biarkanlah saja. Kelak bakal hilang sendiri waktu keraknya habis,” jelasnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *